Denpasar – Dinas Pertanian Kota Denpasar kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan produktivitas pertanian melalui pemanfaatan lahan bera. Salah satu wujud nyata upaya tersebut adalah panen jagung manis varietas Golden Boy di lahan seluas 20 are yang merupakan bagian dari program pemanfaatan lahan bera seluas 1 hektare di Subak Intaran Barat, Desa Sanur Kauh, Kecamatan Denpasar Selatan.
Panen ini dihadiri oleh Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH), I GAN Anggreni Suwari SP, MSI, perwakilan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, bersama jajaran Dinas Pertanian Kota Denpasar, PPL , Pekaseh Subak Intaran Barat dan petani Subak Intaran Barat.
Kepala Bidang TPH menyampaikan bahwa pemanfaatan lahan bera merupakan salah satu strategi untuk mengoptimalkan lahan pertanian yang sementara tidak ditanami agar tetap produktif, meningkatkan pendapatan petani, sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah.
Program pemanfaatan lahan bera di Subak Intaran Barat dilaksanakan pada lahan seluas 1 hektare, dengan penanaman dilakukan secara bertahap. Pola tanam bertahap ini bertujuan menjaga kesinambungan produksi dan memastikan hasil panen dapat berlangsung secara berkelanjutan, sehingga pasokan jagung manis ke pasar tetap tersedia dan tidak menumpuk pada satu waktu.
Pada panen tahap ini, lahan seluas 20 are berhasil menghasilkan produksi sekitar 3,21 ton atau setara dengan produktivitas 16,02 ton per hektare, menunjukkan bahwa lahan bera memiliki potensi yang sangat baik apabila dikelola dengan teknologi budidaya yang tepat.
Melalui kegiatan ini, Dinas Pertanian Kota Denpasar berharap semakin banyak lahan bera yang dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian, menjaga keberlanjutan usaha tani, serta memperkuat ketahanan pangan di Kota Denpasar. Program ini juga menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, petani, dan berbagai pemangku kepentingan mampu menghasilkan inovasi pertanian yang produktif dan berkelanjutan.
16 Oktober 2025
05 Mei 2026
05 Mei 2026