WALIKOTA RAI MANTRA PANEN MELON HIDROPONIK
Denpasar (denpasarkota.go.id), Walikota Denpasar IB Rai Dharma Wijaya Mantra bersama Kadis Pertanian dan Holtikultura Ir. Gede Ambara Putra, Kabag Humas Erwin Suryadarma, Camat Densel IB.Wiradana, Kades Sanur Sanur Kauh Made Dana melakukan panen perdana melon jenis Golden dan Rock di Jalan Sekuta Lestari Desa Sanur Kauh, Jumat (3/4). Setelah panen melon Rai Mantra langsung mencicipi melon tersebut dan mengaku sangat lezat karena buahnya segar apalagi tanpa zat kimia. Pada kesempatan tersebut Rai Mantra mengaku siap membantu untuk memasarkannya melalui bekerja sama dengan Aspartan.
Rai Mantra juga minta kepada Camat Densel dan Kades Sanur Kauh untuk ikut memasarkannya “Saya rasa tidak sulit untuk pemasarannya karena dekat dengan kampung turis. Tinggal ajak saja dia kesini dan memetik langsung“ ujarnya. Melon Organik tanpa zat kimia kata Rai Mantra sangat disenangi Wisatawan mancanegara. Dan Tanaman Hidroponik ini merupakan ekonomi kreatif karena ada sentuhan teknologi, SDM dan inovasi dalam management. Sementara itu petani melon Ketut Subamia mengatakan melon hidroponik ini luasnya 4 are dengan 1000 pohon, dalam jangka waktu 2,5 bulan sudah panen. Menurut Tomblos total biaya yang dikeluarkan sebesar Rp 2 juta menghasilkan Rp.7,5 Juta setiap kali panen dan setiap tahun bisa panen empat kali. “Biaya ini tidak termasuk bangunannya karena bangunan ini dibantu oleh Walikota sedangkan tanah milik saya“, ujarnya dengan nada bangga. Kedepan bila ini berhasil dengan baik akan dikembangkan lagi karena dia masih memiliki lahan yang ada disebelah.
Kadis Pertanian dan Holtikurtura Ambara tempat ini sebagai uji coba untuk wilayah selatan karena selain ditempat ini sudah ada juga di daerah peguyangan yang hasilnya juga cukup baik “Disetiap kecamatan akan dibuat satu pilot proyek agar menjadi contoh untuk petani sekitarnya untuk tertarik menggeluti pertanian hidroponik yang tidak boros lahan. “Denpasar sangat cocok untuk mengembangkan pertanian hidropinik karena luas lahan yang sempit dan tanaman hidroponik ini tidak mengenal musim atau waktu“, ungkap Ambara. (Er)