Menu

Tekan Populasi, Puluhan Anjing Lokal Disteril

  • Kamis, 28 Februari 2019
  • 1391x Dilihat

Lumintang, Denpost

Guna Menekan pupulasi anjing lokal, Dinas Pertanian Kota Denpasar (Distan) Kota Denpasar, mensterilisasi puluhan anjing betina. Selain itu juga dilaksanakan kastrasi untung anjing jantan. Kegiatan yang dilangsungkan di kantor Dinas Pertanian, Rabu(27/2) kemarin, serangkaian HUT ke-231 Kota Denpasar.

Kepala Dinas Pertanian kota Denpasr, Ir. Gede Ambara Putra mengatakan, depopulasi berupa sterilisasi untuk mengurangi pupulasi anjing lokal. Sedangkan anjing jantan dikastrasi dan anjing betina diopariosektomi, agar dapat menekan jumlah populasi. “ Kami memberi jatah 25 ekor setiap hari sampai tanggal 2 Maret mendatang untuk sterilisasi anjing lokal secara gratis,” kata Ambara Putra, didampingi Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan, I Made Ngurah Sugiri, Kasi Keswan, drh IA Made Sri Martini.

Ambara Putra mengungkapkan, sterilisasi dan kastrasi anjing lokal bekerja sama dengan dokter dari Lembaga Swadya Masyarakat(LSM), yakni yayasan Seva, Buana, dan BAWA. Sedangkan vaksinasi hewan penular rabies (HPR) tidak dibatasi dan kalau masyarakat membawa anjing ras tetap dilayani dengan memberikan vaksin, “ Kami berharap masyarakat jangan memelihara anjing secara liar dan pelihara di kandang. Sebab vaksinasi anjing lokal yang dilakukan ini untuk membentengi Denpasar agar tidak ada anjing tertular penyakit rabies,” ujar Ambara Putra.

Vaksinasi gratis yang dilakukan setiap tahun, lanjut Ambara Putra, guna menekan penularan rabies di Denpasa. Dengan demikian, Denpasar bebas rabies sejak tahun 2017 sampai 2018 lalu bisa dipertahankan, “ Kami mengimbau masyarakat yang tidak sempat datang ke kantor Dinas Pertanian, bisa memvaksin di stan pameran di Taman Kota Lumintang, “ pintanya.

Ambara Putra menyatakan, sterilisasi dan kastrasi anjing jantan sejatinya untuk populasi anjing lokal maupun ras di Denpasar. Di samping melakukan kontrol terhadap hewan penular rabies yakni anjing, kucing dan sejenisnya. “Kami melakukan vaksinasi kastrasi dan sterilisasi

Gratis sekaligus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak tertular rabies. Karena kabupaten lainnya di Bali, seperti Gianyar dan Badung masi ada HPR, sehingga anjing yang ada diperbatasan harus kebal terhadap serangan rabies,” paparnya, seraya minta masyarakat yang memelihara anjing segera mendaftar ke kantor Dinas Pertanian, Karena waktunya sangat terbatas. “Bila tidak dapat pelayanan gratis sekarang, bisa dilakukan saat vaksinasi rabies massal pertengahan Maret mendatang,” ungkapnya (103).