Menu

PENGENDALIAN OPT PADA BUNGA DAN BAKAL BUAH RONTOK PADA TANAMAN BUAH-BUAHAN DI KOTA DENPASAR

  • Senin, 03 April 2017
  • 1902x Dilihat

Tanamanhortikulturakhususnyabuah-buahansangatbanyakditanam di Kota Denpasar.Selainsebagaitanamanpeneduhjugaditanampadalahankosong, halamanrumahbahkansebagaitanamanbuahdalam pot (Tabulampot). Beragambuah-buahan yang ditanamsepertimangga, jambubiji, jambu air danmasihbanyakjenistanamanbuahlainya.

Saattanamanberbungadanberbuahmerupakansaat yang paling dinantikanolehpetaniataupencintatanaman.Namunharapanuntukbisamemanenbuahkadangtidakmenjadikenyataankarenabungarontokdanberguguransebelumberkembangsempurna.Olehkarenaitusebelumtanamangagalpanenkarenabunganyalayusebelumberkembang, perludiketahuibeberapapenyebabkerontokanbungadancarapencegahanya .Secaraumumkerontokanbakalbuahpascapersarian/penyerbukanbungadisebabkanolehbeberapafactor :

1.    Kerontokankarena factor fisiologiskimiawi

Kandungannutrisi, khususnyaharafosfat (P) danKalium (K) yang terbatasdalamtanahatau media tabulampotmenjadi factor penyebabutamakerontokanBungadanbakalbuahataubuah yang sedangmengalami proses pembesaran. Jikakandungankaliumdalamtanahsanganterbatas, makakerontokanbuahakanmenjadilebihbanyak. Kerontokaniniakansemainparahjikapasokanair daridalamtanahketanamanjugaterbatas. Jikakerontokanbuahdisebabkanolehfactor MALNUTRISI KALIUM, MAKA PEMBERIAN PUPUK KALIUM, BAIK DALAM BENTUK TUNGAL (Kalium Chloride, KCL) maupundalambentukmajemuk (Kalium nitrate, KNO3) dapatmenjadisolusiuntukmengatasikerontokanbuah. BahanpupukkimiainitersediapadaKiosPupukdanPestisidaterdekat di Kota Denpasar.

2.    Kerontokankarena factor biologis

Pascapersarianbungaseharusnyadiikutiolehpembentukanbakalbuah yang akanberkembangmenjadisempurna. Namunseringterjadibakalbuahrontokkarenaterserangbeberapajenisorganismepengganggutumbuhan (OPT) baikhamamaupunpenyakittanaman. Hama-hamainiumumnyamenyerangpadasaatpembentukankelopakbungahinggapembentukanbakalbuahpascapersarianbunga.Bebarapahamaberwujudulatmemakanbakalbuah yang baruterbentuksepertiulatgerayakSpodopterasp, ulatpemakankelopakbungadankumbangpengisapbuahsepertijenisRhiptortussp. SelainitujeniskutusepertiAphis sp, Trips spdanjeniskutulainnya yang sukamengisapmadu yang disukaiolehsemut. Demikian pula jenispenyakit yang disebabkanolehcendawansepertiAlternariasp, Antracnosespdlljugaserungmewnyerangpangkalbuahmenyebabkanbusukkeringataubasahsehinggabakalbungaataubuahmenjadirontok.

Penggunaanpestisidadanfungisidabaikpestisidakimiadanpestisidanabatisertaumpanferomonbisamenjadisolusipengendaliannya.JenisInsektisida yang efektifterhadap OPT pemakanbakalbuahsepertiAtabron 50 SE, Dursban 50 EC dll. SedangkanfungisidaanjuranadalahDelsin 50 Wp, Detin M45, Scor 25 WSC dll.Untukpestisidanabatiataupestisidaberbahandaritumbuh-tumbuhandapatdigunakandaunIntaran, DaunPamor-pamor, SulinganLengkuas, DaunTembakaudll.SebagaipenarikseranggadapatdigunakanferomonsepertiMetilEugenoldanSulingandaunSelasihsebagaiperangkapterhadapLalatbuah (Dacusdorsalis).

3.       Kerontokankarena factor fisik

Di musimpenghujandengancurahhujan yang tinggimenjadipenyebabutamarontoknyabungaataubakalbuahpascapersarian.Dalamkondisibasah, benang sari (alatkelaminjantanpadabunga) lengketsatusamalainyakarenaterikatoleh air, benang sari tidak bias bertemudanmembuahikepalaputik (alatkelaminbetinapadabunga). Sebaliknya di musimkemarausuhupanas yang ekstrimdisertaidenganpengaruhkelembaban yangrendahdisianghari, jugamenjadi factor fisikpenyebabkegagalanpersarian.Penggunaan plastic penutuppadakuntumbungabisamenjadisalahsatusolusisederhanadarimasalahini.Salah satuteknologiuntukmensiasati factor iklimadalahdenganpembuatangreen housedengankubung plastic namundiperlukanbiayadanketekunan yang tinggi.

4.       Kerontokankarenasebab yang lain

Selain factor-faktortersebutdiatas ,padatanamantertentu, terdapatselisihwaktu yang cukupnyataantarapemasakanantarabenang sari dankepalaputik yang masaklebihawalataubahkanmasaklebihlambatdarimasaknyakepalaputik. Inimenyebabkantidakterjadipenyerbukanpadahalbunganyalebatdanbakalbuahcukupbanyak.Solusiterhadapttanaman yang mempunyaisifatsepertiituadalahdenganpemberianbeberapasenyawakimia, misalnyazatpitohorminsepertigibberelic acid (GA3), dapatmerangsangterjadinyapemasakanbenangsari yang serempakdenganpemasakankepalaputikatausebaliknya.Sementarakasusketidakhadirnyaseranggapenyerbuksehinggasulitbagibenang sari bungauntukmenyerbukikepalaputik, sertatidakadanya angina sebagai media penyerbukan, bias dilakukanpenyerbukanbuatandenganbantuanmanusiacontokpadatanamanvanili, beberapavarietassalaksertavarietasbuahnaga.

 

 

Oleh :

I Wayan Swastika, SP. MSi

POPT MADYA KOTA DENPASAR