Menu

Gelontoran uang tak menjamin kebahagiaan masyarakat.

  • Kamis, 04 Januari 2018
  • 1139x Dilihat
     Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data yang membuat masyarakat Bali tersenyum. Betapa tidak, dari data BPS diketahui bahwa saat ini orang-orang di Pulau Dewata hidup dengan rasa lebih bahagia dibandingkan dengan 25 provinsi lainnya. Namun masih lebih bahagia lagi mereka yang hidup di Kota Denpasar.
 
     Menurut Kepala BPS Provinsi Bali,  Adi Nugroho, indeks kebahagiaan orang Bali pada tahun 2017 mencapai 72,48 dari skala 0-100. Sementara indeks kebahagiaan Kota denpasar berada pada angka  74,63 lebih tinggi 2,15 point
 
     “Semakin tinggi nilai indeks menunjukkan tingkat kehidupan penduduk yang semakin bahagia. Sebaliknya, semakin rendah nilai indek menunjukkan tingkat kehidupan penduduk yang semakin tidak bahagia,” jelas Kepala BPS Pusat K. Suhariyanto
 
     Kebahagiaan tidak diukur dengan tingginya pendapatan yang diperoleh dari upah minimum regional. Indeks Kebahagiaan Indonesia tahun 2017, jelas Kepala BPS,  merupakan indeks komposit yang disusun oleh tiga dimensi, yaitu Kepuasan Hidup (Life Satisfaction), Perasaan (Affect), dan Makna Hidup (Eudaimonia).
 
     Dari angka-angka  yang dipaparkan oleh Biro Pusat Statistik, dapat terlihat capaian pembangunan Walikota Denpasar, Rai Dharmawijaya Mantra, dalam mengelola pemerintahan sehingga dapat memberi kepuasan  dan kenahagiaan pada warganya. 
 
     Data tersebut juga menjadi bukti  bahwa tak selamanya gelontoran uang serta merta membuat masyarakat  lebih puas dan lebih bahagia.