Menu

Distan Denpasar Perkenalkan Bawang Varietas Philip kepada 42 Pekaseh

  • Selasa, 07 Agustus 2018
  • 734x Dilihat

           Dinas Pertanian (Distan) Kota Denpasar memperkenalkan bawang merah varietas Philip dan Keta Monca kepada pekaseh dari 42 subak dan petani yang ada di empat wilayah kecamatan, pasalnya hasil panen bawang merah ini jauh lebih banyak daripada padi perhektrnya.

           Sosilisasi ke dua varietas bawang merah tersebut berlangsung di Subak Sanur, Jl Matahari Terbit, Desa Sanur Kaja, Minggu 5/8 kemarin. Hadir kepada bidang produksi Dinas tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bali, PPL, se Kota Denpasar dan Petani.

           Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar, I Gede Ambara Putra di dampingi Plt. Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Nyoman Yeni Muliani, minggu 5/8 kemarin mengatakan, setelah berhasil panen bawang merah varietas Philip dan Keta Monca di Subak Dalem munduk Desa, Denpasar utara, Subak Sanur , Jl Matahari terbit, Denpasar Selatan di Subak Delod Sema padang galak , Subak Buaji Kesiman Petilan, Denpasar Timur.

           Dia menyebutkan hasil bawang merah kedua varietas itu mencapai 16 ton sampai 20 ton  per hektar. Mengingat hasil panen bawang merah tesebut jauh menggungguli panen padi perhektarnya kalau per kilogramnya di jual rata-rata Rp. 15.000 senilai Rp 240 juta masa panen 55 hari. Dimana hasil panen bawang merah kedua varietas itu jauh menggungguli hasil panen padi hanya Rp 30 juta per hektarnya.

           “Kami mengharapkan seluruh pekaseh di tahun 2019 agar menanam bawang merah varietas Philip dan Keta Monca ini paling banyak 10 Are. Ternyata apa yang di sampaikan mendapat respon cukup bagus seluruh pekaseh maupun petani, “ujarnya.

             Ambara Putra mengungkapkan setelah berhasil proyek percontohan bawang merah varietas Philip dan Keta Monca di Subak Sanur itu langsung dilaksanakan farm Field Day (FFD) dengan dengan mengundang seluruh pekaseh yang ada di 42 subak untuk melihat langsunghasil panen bawang merah dari petani di subak sanur sebelum mengembangkan di subak lainnya di Kota Denpasar, bibit bawang merah varietas Philip dan Keta  Monca ini cocok di kembangkan di Denpasar, pasalnya lahan pertanian berada di dataran rendah sesuai kondisi alam yang ada.

            “Kami mengajak seluruh pekaseh yang ada di 42 subak menanam bawang merah 2 varietas baru ini, selain hasil panennya cukup menjanjikan dan umur bawangnya hanya 55 hari,” ujarnya.

             Dia mencontohkan hasil panen bawang merah varietas Philip di Subak Sanur mencapai 24,12 ton perhektar dan Keta Monca di subak Buaji Desa Kesiman Petilan, Denpasar Timur, menghasilkan 17,94 ton per hektar. Pengembangan tanaman bawang merahvarietas baru tersebut untuk meningkatkan penghasilan para petani agar tidak mellalui menanam padi yang usia panennya cukup lama yakni 90 hari ketimbang bawang merah hanya 2 bulan.

             “Kami mengembangkan tanaman bawang merah varietas Philip dan Keta Monca untuk mendorong para petani berivovasi menanam tanaman tanaman hortikultura yang hasilnya jauh lebih bagus  apalagi bibit yang di berikan oleh pemerintah  gratis dan hasil panennya dinikmati sendiri,” Ucapnya.