Menu

DISTAN AKAN GELAR LOMBA BURUNG BERKICAU TINGKAT NASIONAL

  • Rabu, 05 Februari 2020
  • 951x Dilihat

Lumintag, Denpost

                Dinas Pertanian (Distan) Kota Denpasar bekerja sama dengan Komunitas Burung Berkicau akan menggelar lomba burung tingkat nasional. Kegiatan yang dilaksanakan di lapangan Lumintang, Denpasar Utara 16 februari 2020 mendatang, Serangkaian HUT ke 232 Kota Denpasar. Itu dikatakan Kadis Pertanian Kota Denpasar, Ir. I Gede Ambara Putra, Minggu (2/2)

                Dikatakan, lomba burung berkicau ini akan mengundang seluruh penghobi burung di Bali dan Indonesia. “Lomba burung berkicau tingkat nasional baru pertama kali di gelar di Denpasar, tujuannya melestarikan lingkungan,” kata Ambara Putra.

                Dikatakan, adanya lomba burung ini otomatis akan mendatangkan wisatawan domestik ke Denpasar, Di harapkan, peserta yang mengikuti lomba harus menginap di Kota Denpasar. Karena jika ada peserta dari luar Bali tidak menginap di Denpasar, tidak akan diikutkan dalam lomba ini. “ Tujuan kami mendatang peserta lomba burung dari luar Bali dan menginap di Denpasar, agar dapat memberikan pemasukan bagi daerah dari kunjungan wisatawan domestik, ”ujar Ambara Putra.

                Mendungkung pelaksanaan lomba burung berkicau, kata Ambara Putra, pihaknya juga akan mengadakan kuliner makanan dan cendra mata khas Bali. Tentu dengan melibatkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di kota Denpasar.

                Sementara itu, Ketua Panitia Lomba, yang juga Ketua Kolibi Ninja Indonesia(KNI) Denpasar-Bali, AA Gede Lanang Ngurah Kresnawan, mengungkapkan lomba ini digelar serangkaian HUT ke-232 Kota Denpasar, Bali. Lomba burung berkicau ini bekerja sama dengan Orik Jaya dan salah satu event organaizer (EO) yang menaungi pedagang.

                Burung di Puri Satria. “ progres pelaksanaan lomba burung ini sudah 80 persen dari kita menunggu pendaftaran peserta dari luar Bali,” kata Ngrurah Kresnawan, seraya mengaku optimis peserta dari Luar Bali akan banyak mengikuti lomba burung berkicau.

                Apalagi pelaksanaanya di Kota Denpasar dipastikan peserta dari luar akan membludak, sehingga perlu diantisipasi. “Kami harapkan adanya lomba burung di Denpasar dapat mendongkrak kunjungan wisatawan domestik. Pasalanya, peserta lomba wajib menginap di Denpasar, kalau tidak mau menginap di Denpasar tidak boleh mengikuti lomba” paparnya (103)