Menu

Dinas Pertanian Vaksinasi 100 Ekor Anjing dan Kucing

  • Jumat, 03 Maret 2017
  • 2510x Dilihat

        Guna menekan kasusrabies dan populasi, Dinas Pertanian Kota Denpasar bekerjasama dengan Yayasan Bawa dan Yayasan Seva Buana melakukan vaksinasi, sterilisasi dan kanstrasi sebanyak 100 ekor kucing dan anjing di halaman Kantor Dinas Pertanian Denpasar setempat, Kamis (2/3) kemarin.

        Kadis Pertanian Kota Denpasar, I Gede Ambara Putra, di dampingi Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Drh. IB Mayun Suryawangsa, mengatakan, vaksinasi rabies ini dilakukan karena hasil dari sample tahun 2016 Kota Denpasar masih ada dua anjing positif rabies. Namun kasus gigitan anjing atau kucing rrabies tidak ada menular ke manusia.

        Menurut  Ambara Putra, pelaksanaan sterilisasi yang dilakukan terhadap hewan anjing dan kucing ada dua cara, yakni vaksi disuntik langsung dan melakukan sistem tulup mengingat anjing memberontak saat di vaksin. Sedangkan mengurangi populasi hewan di Denpasar dilakukan dengan cara kastrasi untuk hewan jantan dan sentralisasi pada hewan betina.

        Tindakan kanstrasi dan sterilisasi, lanjut Ambara Putra, dilakukan dengan cara operasi  pengangkatan organ reproduksi anjing atau kucing betina, seperti ovarium, saluran telur, dan rahim. Sementara steril pada hewan jantan dengan mengangkat testisnya atau kastrasi. Di jelaskan anjing yang disterilkan anjing berusia 4 bulan hingga lima tahun ke atas, sementara kucing lima bulan ke atas.  “Keterbatasan waktu operasi kastrasi dan sterilisasi hanya dilakukan 100 hewan. Dari 100 kuota yang diberikan sudah terdaftar 87 ekor, “ujarnya.

        Untuk proses sterilisasi, anjing dan kucing diwajibkan puasa delapan jam sebelum operasi. Sesuai dengan Animal welfare atau kesejahteraan hewan, kucing dan anjing yang di kastrasi atau di sterilisasi harus di bius secara total. Bahkan hewan tidak boleh di bunuh sembarangan. Jika ingin membunuh hewan harus ada permintaan dari masyarakat dan terindikasi rabies.

        Mayun Suryawangsa menambahkan, vasinasi, sterilisasi  dan kastrasi ini berlangsung hingga Sabtu (4/3) besok sangat penting  dilakukan. Karena kegiatan ini dilakukan serangkaian menyambut HUT ke-229 Kota Denpasar. “memperlancar kegiatan ini kami terus menggandeng pihak ke tiga. Sedangkan vaksinasi masal dilakukan tahun pada April hingga Juli, “kata Suryawangsa.

        Sementara salah seorang pemilik anjing , marcus mengaku anjingnya yang bernama pickles disterilisasi agar tidak agar tidak berkembang biak. Menurutnya, memelihara anjing tidak perlu banyak-banyak dan sesuai kemampuan. Dengan di sterilisasi maka anjing akan lebih jinak. Mengingat kegiatan ini sangat bagus untuk menekan populasi hewan. “Saya harapkan Pemkot Denpasar melaksanakan vasinasi, sterilisasi dan kastrasi terus berlanjut.” Ujarnya.