Menu

Denpasar Horticulture Festival 2014 dibuka, Pasar Murah Galungan diserbu Ibu-ibu PKK

  • Rabu, 10 Desember 2014
  • 2243x Dilihat

Hari ini (10/12) Denpasar Horticulture Festival 2014 dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Tim Penggerak PKK, Ny. Antari Jaya Negara yang didampingi oleh Ny. Rai Iswarabeserta Wakil Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara. Tahun ini, Denpasar Horticulture Festival diadakan bersamaan dengan Pasar Murah Galungan yang diadakan oleh Tim Penggerak PKK Kota Denpasar sebagai wujud perhatian Pemerintah Kota Denpasar kepada masyakarat dalam menyediakan perlengkapan menyambut Galungan yang murah dan lengkap. “Masyarakat kita berikan subsidi sebesar 20% berupa kupon belanja, sehingga dapat membantu masyakarat untuk mendapatkan perlengkapan Galungan seperti janur, buah dan perlengkapan penjor lainnya”, ungkap I Gede Ambara Putra, Kadis Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kota Denpasar. Ditambahkan Ambara Putra, Pasar Murah Galungan ini akan berlangsung sampai dengan tanggal 14 Desember 2014.

 

Lomba Merangkai Bunga diikuti oleh Penyandang Difabel

Denpasar Horticulture Festival juga mengagendakan sejumlah acara lainnya, seperti hari ini, telah berlangsung Lomba Merangkai Bunga yang dibagi menjadi 3 kategori. Lomba merangkai bunga tingkat professional diikuti oleh florist, desainer floral, pemilik toko bunga, hotel, instruktur merangkai bunga ataupun yang memiliki keahlian di bidang desain floral. Sedangkan Lomba merangkai bunga tingkat pemula diikuti oleh anggota PKK Kota Denpasar dan Siswa SMA/SMK se-Kota Denpasar. Yang paling menarik adalah keikutsertaan penyandang difabel yang diprakarsai oleh Gerkatin (Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu) Kota Denpasar. “Hal ini merupakan kelanjutan dari kegiatan sebelumnya yaitu Pelatihan Merangkai Bunga untuk ibu-ibu PKK dan bagi saudara kita para penyandang difabel yang telah diadakan atas prakarsa Ny. IA Selly Mantra sebagai Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Ketua K3S Kota Denpasar”, kata Panitia Lomba Merangkai Bunga sekaligus Kabid. Pembinaan dan Pemasaran Hasil Pertanian, Drh. KAD Anggreni Cahyani. Menurut Anggreni Cahyani, Ny. IA Selly Mantra sangat perhatian terhadap pemberdayaan wanita utamanya PKK Kota Denpasar dan sekaligus memberikan ruang gerak kepada penyandang disabilitas untuk dapat berkreativitas sekaligus menambah penghasilan keluarga. Bagi tingkat professional, ajang ini merupakan salah satu media promosi kepada masyarakat untuk memperkenalkan usahanya.

 

Untuk menjaga profesionalisme lomba merangkai bunga ini, panitia mendatangkan Juri langsung dari Jakarta, yaitu dari Ketua LSK (Lembaga Sertifikasi Kompetensi) Merangkai Bunga dan Desain Floral Indonesia, Teresa M. Ineke Turangan, BA, AIFD,dan Kepala Bidang Pengujian & SertifikasiLSK: Indra Yulikadan Juri ketiga adalah Mr. Gunter Weber, seorang berkebangsaan Austria yang telah menggeluti desain floral sejak lama. “Kriteria yang terpenting adalah muatan lokal floralnya, terutama floral bali yang didesain sedemikian rupa sehingga mengandung unsur keindahan”, tegas Ineke Turangan di sela-sela penjurian. Berikut Pemenang Lomba Merangkai Bunga :

Lomba Merangkai Bunga Tingkat Profesional :

Juara I : berhak atas trophy, sertifikat, dan uang tunai Rp. 5.000.000,-, diraih oleh I Nengah Soda, dari Ayana Resort

Juara II : berhak atas trophy, sertifikat, dan uang tunai Rp. 4.000.000,-, diraih oleh I Gede Suka Winatajaya dari Bali Rose Florist

Juara III : berhak atas trophy, sertifikat, dan uang tunai Rp. 3.000.000,- , diraih oleh Desak Nyoman Wartini dari Inna Grand Bali Beach

 

Lomba Merangkai Bunga Tingkat Pemula :

Juara I : berhak atas trophy, sertifikat, dan uang tunai Rp. 1.000.000,-, diraih oleh I Gede Ketut Purwadi dari Tabanan

Juara II : berhak atas trophy, sertifikat, dan uang tunai Rp. 700.000,-, diraih oleh Nyoman Suwerti, dari PKK Dangin Puri Kauh

Juara III : berhak atas trophy, sertifikat, dan uang tunai Rp. 500.000,- , diraih oleh Ni Luh Oka Novi Asriyanti, dari SMK Negeri 3 Denpasar

 

Lomba Merangkai Bunga Peserta Difabel:

Juara I : berhak atas trophy, sertifikat, dan uang tunai Rp. 700.000,-, diraih oleh A.A Sunitri dari Garkatin Kota Denpasar

Juara II : berhak atas trophy, sertifikat, dan uang tunai Rp. 500.000,-, diraih oleh Dewa Ayu Alit Putri Santi, dari SLBBN Sidakarya

Juara III : berhak atas trophy, sertifikat, dan uang tunai Rp. 400.000,-, diraih oleh Ni Nyoman Adinda Savitri dari SLBBN Sidakarya

 

 

Denpasar Horticulture Festival 2014 : MKRPL(Model Kawasan Rumah Pangan Lestari), karena ketahanan pangan berawal dari Keluarga

MKRPL merupakan pengembangan program pertanian perkotaan melalui optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan maupun lahan tidur. Tujuan dari MKRPL yakni untuk memenuhi kebutuhan pangan dan gizi keluarga, mengembangkan ekonomi produktif serta menciptakan lingkungan hijau berbasis tanaman pangan maupun tanaman obat untuk kebutuhan kelurga (TOGA).

 

Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura telah mengembangkan kawasan ini dengan cara melakukan pembinaan, monitoring, penyuluhan dan bantuan bibit pada kelompok-kelompok yang telah terbentuk. Harapannya adalah nantinya kelompok yang terbentuk mampu menularkan pada keluarga lainnya, sehingga konsep MKRPL dengan tujuannya dapat tercapai.

 

Tujuan besarnya adalah terpenuhinya pangan bagi setiap rumahtangga merupakan tujuan sekaligus sebagai sasaran dari ketahanan pangan di Indonesiadapat tercapai. Kota Denpasar, sebagai jantung provinsi Bali, dimana terdapat banyak keluarga dengan lahan pekarangan yang sangat sempit, harus ikut serta mendukung tujuan nasional akan tercapainya ketahanan pangan keluargadengan inovasi dan teknologi kekinian.

 

Nah, selama Denpasar Horticulture Festival 2014 ini berlangsung, masyakarat dapat melihat langsung, bentuk dari MKRPL ini, sehingga harapannya adalah masyakarat Denpasar segera mengadopsi MKRPL ini di lingkungan keluarganya masing-masing.