Menu

BUDI DAYA BAWANG MERAH DI DENPASAR PROSPEKTIF

  • Kamis, 10 Oktober 2019
  • 1186x Dilihat

Suhu Kota Denpasar yang cukup panas ternyata mampu memberikan perkembangan yang bagus untuk tanaman bawang.

            Bawang yang mulai dikembangkan sejak 2 tahun terakhir oleh Dinas Pertanian Kota Denpasar memberikan hasil yang memuaskan dengan kualitas unggul.

            Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar I Gede Ambara Putra mengatakan, bawang hasil panen petani di Kota Denpasar secara kualitas memiliki tekstur besar serta warna yang menarik. Selain itu, dari segi kuantitas juga menggiurkan dengan hasil mencapai 20 ton per hektar.

            Gede Ambara mengataka, awal mula ide pengembangan tanaman bawang di Kota Denpasar karena melihat potensi  pasar bawang merah sangat bagus. Selanjutnya, pihaknya pun melakukan uji coba terlebih dahulu terhadap pengembangan tanaman ini dilakukan di semua kecamatan dan menurutnya semua kecamatan menghasilkan pproduk yang unggul.

            Diakuinya, awal mula pengembangan tanaman bawang dilakukan, pihaknya mencari bibit yang disesuaikan dengan kondisitanah dan suhu di Kota Denpasar, Dan kecocokan bibit diambil dari Bima, melihat suhu dan kondisi tanah hampir sama.

            Dengan keberhasilan tersebut, para petani di Kota Denpasar mulai tertarik menanam bawang. Salah satu objek penanaman bawang ada di Sanur khususnya dekat Pantai Matahari Terbit. Hasil yang diberikan lebih menggiurkan dari panen padi. Harga bawang yang didapatkan petani, kata Ambara juga bagus, meski anjlokpaling rendah bisa Rp. 10.000 per kilogram. Selain itu, petani di Denpasar memiliki alternatif menyimpan saat harga anjlok. Demikian dikatakannya, penanaman bawang dilakukan petani saat jeda musim panen padi.