Menu

14 Subak Disiapkan Bantuan Benih dan Pupuk

  • Senin, 25 Agustus 2014
  • 2096x Dilihat

Tunggu Perbaikan Saluran Irigasi,  14 Subak Disiapkan Bantuan Benih dan Pupuk

            Terhitung sejak adanya perbaikan saluran/ jaringan irigasi (dam) sungai Kedewatan, Gianyar yang dikerjakan sejak Bulan Mei lalu, tidak kurang 14 Subak di seluruh Kota Denpasar mengalami kekeringan dan praktis tidak dapat menjalankan aktivitas pertanian. Namun hal itu tidak akan berlangsung lama, mengingat perbaikan jaringan irigasi dimaksud akan segera rampung.

            Bahkan diperkirakan pada musim tanam bulan oktober-nopember nanti para petani sudah dapat kembali menggarap lahannya.

            “Saat sudah ada air pada musim tanam itu, kami telah menyiapkan bantuan berupa benih dan pupuk untuk para petani di masing-masing subak,” ungkap Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kota Denpasar, Ir. I Gede Ambara Putra, M. Agb. Rabu (20/8) kemarin.

            Hanya saja, bantuan yang hendak digelontorkan untuk 825 Hektar lahan pertanian itu, dialokasikan dalam dua tahapan melalui dua kali anggaran yaitu di Anggaran perubahan APBD 2014 dan APBD induk 2015.

            Untuk musim tanam Nopember ini akan diprioritaskan terlebih dahulu setelah mereka tidak dapat beraktivitas pada dua kali musim tanam akibat tidak ada air ( perbaikan jaringan irigasi Dam Kedewatan).

            Sekretaris Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kota Denpasar, Ir. Sagung Mirah Widhiani, menambahkan, bantuan yang dialokasikan pada anggaran perubahan ini diperuntukan bagi enam subak di wilayah Denpasar Timur (sekitar 300 Hektar swah) diantaranya, Subak Anggabaya (28 Ha), Subak Umalayu/ Kedua (27 Ha), Subak Paang (50 Ha), Subak Taman (38 Ha), Subak Saba (32 Ha), dan Subak Temaga (159 Ha).

            Sedangkan Sisanya delapan subak lainnya bantuannya dianggarkan dalam APBD induk 2015, mengingat kedelapan subak tersebut menjalankan musim tanam pada bulan Januari 2015 mendatang. Kedelapan subak tersebut yaitu wilayah Denpasar Timur meliputi Subak Padanggalak (122 Ha), Subak Biaung (11 Ha),; Wilayah Denpasar Utara: Subak Lungatad (120 Ha), Subak Kedua (93 Ha), Subak Petangan (60 Ha),; Wilayah Denpasar Barat: Subak Pagutan (33 Ha), Subak Srogsogan (2 Ha),; Wilayah Denpasar Selatan hanya Subak Sanur (58 Ha).

            “ Pemberian bantuan benih dan pupuk urea agar produksi padi Kota Denpasar tetap terjaga yang mencapai 30 ribu ton pertahun. Target itu jelas tidak terkejar karena para petani tidak berproduksi selama dua kali musim tanam,” tandas Pak Ambara Putra.

DENPASAR-Fajar Bali