Menu

PERTANIAN KEMBANGKAN AGRIBISNIS MELALUI PUAP

  • Rabu, 29 Juli 2009
  • 1552x Dilihat
PERTANIAN KEMBANGKAN AGRIBISNIS MELALUI PUAP
Sektor Pertanian sebagai pendukung sektor lain berperan sangat penting dalam perekonomian suatu daerah . Pada era revitalisasi pertanian dituntut lebih mengembangkan inovasi serta pengembangan sumber daya manusia kelompok melalui pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi. Namum pemerintah Kota Denpasar tetap berupaya menciptakan berbagai inovasi dan terobosan di bidang pertanian , salah satunya melalui Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP) . Demikian dikatakan Walikota Denpasar, Rai Dharma Wijaya Mantra saat membuka Pelatihan Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (Senin , 27 Juli 2009) di Hotel Wito Denpasar. Menurut Walikota, dalam rangka penumbuhan lapangan kerja di pedesaan Program Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP) merupakan salah satu bentuk fasilitasi bantuan modal usaha kepada petani maupun rumah tangga. Melalui PUAP harapan Walikota akan dapat mendukung sistem ekonomi kerakyatan yang dapat memberikan out come secara signifikan pada pertumbuhan agribisnis. Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura, Ir Gede Ambara Putra yang dihubungi saat acara pelatihan mengatakan sesuai dengan SK Menteri Pertanian tahun 2009 untuk Kota Denpasar dialokasi kan sebanyak 15 Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dengan alokasi dana masing-masing mendapat dana sebesar Rp. 100. 000.000 ( Seratus juta rupiah) . Namun menurut Ir Gede Ambara Putra , dana PUAP bukan merupakan BLT (Bantuan langsung tunai) tetapi dana tersebut harus dikelola dengan baik dengan mengikuti pedoman yang telah ditetapkan penggunaannya sesuai Rencana Usaha Bersama (RUB). Pelatihan yang diikuti oleh 24 orang pengurus Gapoktan berlangsung sampai tanggal 31 Juli 2009 dengan menghadirkan narasumber dari Purnawidya TOT PUAP Kota Denpasar, Purnawidya PMT PUAP Kota Denpasar serta Praktisi Lembaga Keuangan Mikro. (Ang)